2. Kekurangan
Arsitektur Harvard tidak memungkinkan untuk menempatkan data pada ROM.
Kedengarannya aneh, tetapi arsitektur ini memang tidak memungkinkan untuk
mengakses data yang ada di ROM. Namun hal ini bisa diatasi dengan cara membuat
instruksi dan mekanisme khusus untuk pengalamatan data di ROM. Mikroprosesor
yang memiliki instruksi seperti ini biasanya disebut ber-arsitektur Modified Harvard.
Instruksi yang seperti ini dapat ditemukan pada keluarga MCS-51 termasuk Intel
80C51, P87CLXX dari Philips dan Atmel AT89LSXX
PERBEDAAN ARSITEKTUR VON NEUMANN dengan HARVARD:
Arsitektur Von Neumann adalah arsitektur komputer yang menempatkan program
(ROM=Read Only Memory) dan data (RAM=Random Access Memory) dalam peta memori
yang sama. Arsitektur ini memiliki address dan data bus tunggal untuk
mengalamati program (instruksi) dan data. Contoh dari mikrokontroler yang
memakai arsitektur Von Neumann adalah keluarga 68HC05 dan 68HC11 dari Motorola.
Sebaliknya, arsitektur Harvard memiliki dua memori yang terpisah satu untuk
program (ROM) dan satu untuk data (RAM). Intel 80C51, keluarga Microchip
PIC16XX, Philips P87CLXX dan Atmel AT89LSXX adalah contoh dari mikroprosesor
yang mengadopsi arsitektur Harvard. Kedua jenis arsitektur ini masing-masing
memiliki keungulan tetapi juga ada kelemahannya.Dengan arsitektur Von Neuman
prosesor tidak perlu membedakan program dan data. Prosesor tipe ini tidak
memerlukan control bus tambahan berupa pin I/O khusus untuk membedakan program
dan data. Karena kemudahan ini, tidak terlalu sulit bagi prosesor yang
berarsitektur Von Neumann untuk menambahan peripheral eksternal seperti A/D
converter, LCD, EEPROM dan devais I/O lainnya. Biasanya devais eksternal ini
sudah ada di dalam satu chips, sehingga prosesor seperti ini sering disebut
dengan nama mikrokontroler (microcontroller).
ARSITEKTUR CISC DAN RISC
PENGERTIAN CISC
Complex instruction-set computing (cisc) atau “kumpulan instruksi
komputasi kompleks” adalah sebuah arsitektur
dari set instruksi dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi
tingkat rendah, seperti pengambilan dari memory, operasi aritmetika, dan
penyimpanan ke dalam memory, semuanya sekaligus hanya di dalam sebuah
instruksi.
KARAKTERISTIK
Sarat informasi
memberikan keuntungan di mana ukuran program-program yang dihasilkan akan menjadi relatif lebih kecil, dan penggunaan
memory akan semakin berkurang. Karena cisc inilah biaya pembuatan komputer pada
saat itu (tahun 1960) menjadi jauh lebih hemat.
Dimaksudkan
untuk meminimumkan jumlah perintah yang
diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang
diberikan. (jumlah perintah sedikit tetapi rumit) konsep cisc menjadikan mesin
mudah untuk diprogram dalam bahasa rakitan
CIRI-CIRI
- Jumlah
instruksi banyak
- Banyak terdapat
perintah bahasa mesin
- Instruksi lebih
kompleks
- Pengaplikasian cisc yaitu pada amd dan intel
PENGERTIAN RISC
Rics singkatan
dari reduced instruction set computer. Merupakan bagian dari arsitektur
mikroprosessor, berbentuk kecil dan berfungsi untuk negeset istruksi dalam
komunikasi diantara arsitektur yang
lainnya.
KARAKTERISTIK RISC
Siklus mesin ditentukan oleh waktu yang digunakan untuk mengambil dua buah operand dari register
Operasi
berbentuk dari register-ke register yang hanya terdiri dari operasi load dan store
yang mengakses memori
Penggunaan mode
pengalamatan sederhana
Penggunaan
format-format instruksi sederhana
CIRI-CIRI
- Instruksi
berukuran tunggal
- Ukuran yang umum adalah 4 byte
- Jumlah
pengalamatan data sedikit,
- Tidak terdapat
pengalamatan tak langsung
- Tidak terdapat
operasi yang menggabungkan
operasi load/store dengan operasi aritmatika
- Tidak terdapat
lebih dari satu operand beralamat memori per instruksi
- Tidak mendukung
perataan sembarang bagi data untuk operasi load/ store.
- Jumlah maksimum
pemakaian memori manajemen bagi suatu alamat data adalah sebuah instruksi .
Pengaplikasian risc yaitu pada cpu apple
PERBEDAAN CISC dan RISC
RISC ( Reduced Instruction Set Computer )
- Menekankan pada
perangkat lunak, dengan sedikit transistor
- Instruksi
sederhana bahkan single
- Load / Store
atau memory ke memory bekerja terpisah
- Ukuran kode
besar dan kecapatan lebih tinggi
- Transistor
didalamnya lebih untuk meregister memori
CISC ( Complex Instruction Set Computer )
- Lebih
menekankan pada perangkat keras, sesuai dengan takdirnya untuk pragramer.
- Memiliki
instruksi komplek. Load / Store atau Memori ke Memori bekerjasama
- Memiliki ukuran
kode yang kecil dan kecepatan yang rendah.
- Transistor di
dalamnya digunakan untuk menyimpan instruksi – instruksi bersifat komplek
VON NEUMENN dan CISC
Berdasarkan penjelasan dari CISC dan RISC di atas. Kita dapat mengetahui
bahwa CISC itu merupakan arsitektur
yang akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari
memory, operasi aritmetika, dan penyimpanan ke dalam memory. Dari penjelasan
tersebut bila dikaitkan dengan arsitertur von Neumenn bisa dikatakan jika
arsitelktur oleh von Neumenn mempunyai kemiripan dengan CISC yaitu Arsitektur
von Neumenn memiliki struktur yang komplek. Selain itu pada arsitektur yang
dibuat oleh John von Neumann Kunci utamanya adalah unit pemrosesan sentral
(CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu
sumber tunggal. Sedangkan pada CISC adalah arsitektur dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa
operasi tingkat rendah, Jumlah instruksi banyak, Banyak terdapat perintah
bahasa mesin, Instruksi lebih kompleks . karakteristik dari CISC yang sama
ini lah yang menyebabkan Arsitektur Von Neumenn juga bisa dikatakan CISC.
HARVARD dan
RISC
Siklus mesin ditentukan oleh waktu yang digunakan untuk mengambil dua buah operand dari register,Operasi
berbentuk dari register-ke register yang hanya terdiri dari, operasi load dan store
yang mengakses memori, Penggunaan mode pengalamatan, sederhana, dan
Penggunaan format-format instruksi sederhana. Berdasarkan karakteristik yang
dimiliki oleh RISC mengingatkan pada arsitektur HARVAR yang pada dasarnya arsitektur ini memiliki beberapa bus
yang berbeda. Karena bus data yang digunakan dalam pembaca program memiliki beberapa
jalur (12, 14 atau 16), instruksi dan data dapat dibaca sekaligus. Dengan
demikian, semua instruksi dapat dieksekusi hanya dengan satu siklus instruksi.
Sehingga sistem kerja dari harvard ini juga bersifat sederhana.
Arsitektur x86 adalah rancangan set instruksi komputer kompleks (complex
instruction set computer) dengan panjang instruksi yang bervariasi. Word
disimpan dengan urutan endian-kecil. Kompatibilitas mundur menjadi motivasi
terkuat dalam pengembangan arsitektur x86 (keputusan ini menjadi sangat penting
dan sering dikritik, terutama oleh pesaing dari pendukung arsitektur prosesor
lainnya, yang dibuat frustasi oleh sukses yang berkelanjutan dari arsitektur
ini yang secara umum dipandang memilki banyak kelemahan). Prosesor-prosesor
terkini dari x86 menerapkan beberapa langkah penerjemah (dekoder) “tambahan”
untuk (saat eksekusi) memecah (sebagian besar) instruksi x86 kedalam
potongan-potongan kecil instruksi (dikenal dengan “micro-ops”) yang selanjutnya
dieksekusi oleh arsitektur setara dengan arsitektur risc.
Bahasa rakitan dari x86 dibahas secara lebih terperinci di artikel bahasa
rakitan x86.
mode real (real mode)
Intel 8086 dan 8088 dilengkapi dengan 14 16-bit register. Empat diantaranya
(ax, bx, cx, dx) dirancang sebagai fungsi umum (general purpouse) (meskipun
masing-masing juga memiliki fungsi khusus tambahan; misalnya hanya register cx
yang dapat digunakan sebagai penghitung (counter) dalam instruksi loop). Setiap
register dapat diakses sebagai dua byte (8-bit) terpisah (jadi byte-atas bx’s
dapat diakses sebagai bh dan byte-bawah-nya sebagai bl). Selain itu, terdapat
juga empat register segmen (cs, ds, ss dan es). Register ini digunakan untuk
membangun alamat memori. Ada juga dua register penunjuk (pointer) (sp yang
menunjuk pada titik awal stack, dan bp yang dapat menunjuk pada titik manapun
dalam stack atau memori). Ada dua register indeks (si dan di) yang dapat
digunakan sebagai penunjuk dalam array. Dan terakhir, ada sebuah register
penanda (register flag) yang terdapat didalamnya penanda-penanda seperti carry,
overflow, zero dan lain-lain, dan juga sebuah penunjuk instruksi (instruction
pointer – ip) yang menunjuk ke alamat instruksi yang sedang dieksekusi.
Dalam mode real, memori diakses secara tersegmentasi. Hal ini
dilakukan dengan menggeser (shifting) alamat segmen 4 bit ke kiri dan menambah
sebuah ofset untuk menghasilkan alamat akhir sepanjang 20-bit. Contohnya, jika
ds berisi nilai a000h dan si berisi nilai 5677h, ds:si akan mengacu pada titik
alamat real ds × 16 + si = a5677h. Jadi jumlah total alamat memori yang dapat
diakses dalam mode real adalah 220 byte, atau 1 mib, jumlah yang sangat
mengesankan di tahun 1978. Seluruh alamat memori terbagi dalam segmen dan
ofset; dan setiap tipe akses (kode, data, atau stack) memiliki register segmen
tertentu (untuk data register yang digunakan ds, untuk kode digunakan register
cs, dan untuk stack digunakan ss). Untuk mengakses data, register segmen dapat
secara langsung dipilih (dengan melakukan ubah-paksa (override) prefik segmen)
dari empat register segmen yang tersedia.
Dengan aturan ini, dua pasang segmen/ofset yang berbeda bisa mengacu ke
lokasi memori absolut yang sama. Jadi bila ds berisi a111h dan si 4567h, ds:si
akan menunjuk ke alamat a56777h seperti di atas. Lebih lanjut, cs dan ss
berperan vital bagi program agar berfungsi secara benar, sehingga hanya ds dan
es yang dapat dipakai untuk mengacu ke segmen data diluar program (atau lebih
tepatnya, diluar segmen program yang sedang dieksekusi) atau stack. Skema ini,
yang semula bertujuan mempertahankan kompatibilitas dengan intel 8085, sering
dikeluhkan oleh para programer (walaupun beberapa programer tidak terlalu
mempedulikannya, dan popularitas x86 sebelum tahun-tahun mode proteksi
diperkenalkan membuktikan bahwa hal ini bukan cacat yang sangat serius).
Selain itu, 8086 juga memiliki 64 kb alamat i/o 8-bit (atau 32 k-word
dari 16-bit), dan satu 64 kb (satu segmen) stack di memori yang didukung oleh
hardware (memakai register-register ss, sp, dan bp). Hanya word (2 byte) yang
bisa di-push ke stack. Stack tumbuh ke bawah (ke arah alamat yang lebih rendah
secara numerik), dengan ujung bawah diacu oleh ss:sp. Ada 256 interrupt yang
dapat diaktifkan oleh hardware maupun software. Interrupt tersebut bisa
bertingkat, memanfaatkan stack untuk menyimpan alamat balik.
Cpu x86 32-bit yang modern masih mendukung real mode, bahkan memulai
operasi pada real mode setelah reset. Kode real mode yang dijalankan pada
prosesor-prosesor tersebut bisa memanfaatkan register 32-bit dan register
segmen tambahan (fs dan gs) yang mulai tersedia sejak 80386.
Mode terproteksi 16-bit (16-bit protected mode)
Prosesor 80286 dapat menjalankan operating system yang menggunakan mode
real 16-bit prosesor 8086 tanpa perubahan pada os, namun prosesor ini juga
mempunyai mode lain, yaitu mode terproteksi. Mode terproteksi memungkinkan
program untuk mengakses ram yang berukuran 16mb, dan memiliki memori virtual
hingga 1gb. Hal ini dimungkinkan karena mode terproteksi menggunakan register
segmen untuk menyimpan index ke sebuah tabel segmen. Pada 80286, terdapat dua
buah tabel segmen, yaitu tabel gdt dan tabel ldt, masing-masing dapat menyimpan
hingga 8192 perinci segmen, tiap segment memberi akses untuk memori sebesar
hingga 64kb. Tabel segmen ini menyimpan alamat dasar yang berukuran 24-bit,
yang akan digunakan untuk menghitung alamat absolut dari memori yang akan
digunakan. Selain itu, segmen-segmen ini dapat diberikan salah satu dari empat
jenis level akses.
Walaupun
dibuatnya prosesor ini merupakan pengembangan yang baik, prosesor ini sangat
jarang digunakan karena mode terproteksi tidak dapat menjalankan
program-program yang berjalan mode real yang sudah ada sebagai proses, karena
program-program mode real sering mengakses perangkat keras secara langsung dan
beberapa ada yang melakukan aritmatika segmen, sehingga tidak dapat dijalankan
pada mode terproteksi.
ARM adalah prosesor
dengan arsitektur set instruksi 32bit RISC (Reduced Instruction Set Computer)
yang dikembangkan oleh ARM Holdings. ARM merupakan singkatan dari Advanced RISC
Machine (sebelumnya lebih dikenal dengan kepanjangan Acorn RISC Machine). Pada
awalnya ARM prosesor dikembangkan untuk PC (Personal Computer) oleh Acorn
Computers, sebelum dominasi Intel x86 prosesor Microsoft di IBM PC kompatibel
menyebabkan Acorn Computers bangkrut.
Setelah Acorn Computers bangkrut, Apple Computers (sekarang Apple Inc) dan VLSI
Technology Inc membeli kekayaan intelektual Acorn Computer, dan mendirikan ARM
Ltd. ARM Ltd kemudian melanjutkan proyek Acorn Computer untuk mengembangkan
prosesor 32bit dengan arsitektur RISC yang sederhana dan hemat energi.
Prosesor yang dikembangkan ARM Ltd ternyata tidak diminati oleh kalangan
produsen PC, dengan alasan tidak kompatibel dengan arsitektur Intel x86. ARM
Ltd kemudian memutuskan untuk tidak memproduksi ARM prosesor, tetapi
melisensikan desain prosesor tersebut untuk digabungkan dengan ASIC
(Application Specific IC) yang membutuhkan kontroler embedded (contoh:
kontroler printer, kontroler mesin cuci, kontroler video dekoder, kontroler
ethernet hub/router, dan sebagainya).
Saat ini, selain digunakan untuk ASIC, ARM prosesor juga diproduksi oleh
berbagai perusahaan semikonduktor sebagai mikroprosesor terpisah (sebelumnya
ARM prosesor selalu diembeddedkan dengan ASIC) maupun mikrokontroler (dengan
pengurangan berbagai fitur yang diperlukan mikroprosesor).
Perusahaan yang dulu ataupun saat ini menggunakan lisensi ARM prosesor meliputi
AlcatelLucent, Apple Inc., Atmel, Broadcom, Cirrus Logic, Digital Equipment
Corporation (DEC), Freescale, Intel (melalui akuisisi DEC), LG, Marvell
Technology Group, Microsoft, NEC, Nuvoton, Nvidia, NXP (dulu Philips), Oki,
Qualcomm, Samsung, Sharp, stmicroelectronics, Symbios Logic, Texas Instruments,
VLSI Technology, Yamaha and ziilabs.
Berbagai macam kontroler berbasis ARM yang terkenal meliputi DEC strongarm (digunakan
Intel untuk prosesor PDA), Marvell Xscale (desain Xscale dibeli Marvell dari
Intel), Nintendo (untuk prosesor Gameboy, dsi, dan 3DS), Nvidia Tegra, STEricsson
Nomadik, Qualcomm Snapdragon, Texas Instruments OMAP product line, Samsung
Hummingbird and Apple A4.